Dua tahun ini bukan sekadar hitungan waktu.
Kita sudah melewati badai, luka, dan hampir runtuh. Ada air mata yang jatuh, ada hati yang retak, tapi kita selalu menemukan jalan untuk kembali saling menggenggam. Karena aku tahu, di balik semua itu, ada cinta yang menerima tanpa syarat—kamu menerimaku seutuhnya, sebagaimana aku menerima dirimu dengan seluruh hati.
Kita sudah membuktikan bahwa cinta ini bukan rapuh, tapi kuat.
Bahwa di tengah segala perih dan duka, kita tetap bisa berdiri. Dan aku yakin, apa pun yang menanti di depan, kita akan mampu melewatinya—selama kita tetap bersama.
Selamat anniversary, Nanoi.
Aku bangga kita masih di sini, berdampingan, melangkah dengan keyakinan yang sama: bahwa kita diciptakan untuk saling menemukan, saling menjaga, dan saling menguatkan.